Saat ini masih banyak diantara pelajar tidak mengetahui cirri-ciri
spesifik ekonomi islam. Bahkan beberapa sarjana dan ekonom masih mengatakan
bahwa ekonomi islam tidak memiliki karakteristik khusus yang membedakan dengan
sistem konvensional. Tak sedikit dari mereka yang mencoba mengkaburkan sistem
islam dengan menyamakan dengan sistem lain sesuai condong mereka. Mereka yang
condong ke sistem sosialis akan mengatakan bahwa ekonomi islam itu sama dengan
ekonomi sosialis. Dan yang condong ke kapitalis akan mengatakan sebaliknya.
Greet
Showing posts with label Ilmiah. Show all posts
Showing posts with label Ilmiah. Show all posts
Sunday, February 23, 2014
Saturday, February 1, 2014
Theory of Economic Growth
Economic
growth actually has many theories but only few theories which are famous among
the economist. Some of those theories are bellow:
1.
Classical
Growth Theory
2.
Harrod
- Domar Growth Model
3.
New Endogenous
Growth Model
Tuesday, February 26, 2013
The Distinction of Islamic Education System and Western Education System
What
is Islamic education? There are many meaning of it. Some scholars defined that
it refer to the religious education which the person studies religious
knowledge. Start from the Koran and matters of worship like prayer, fasting
etc. He may also learn about other
matters like etiquette of eating and drinking, family relations, Islamic dress
and other fiqh things. But the Islamic education has broader meaning
embracing knowledge in general in a framework which the teacher, students,
institution and syllabus all comply with values and teaching. It means in that environment whatever the
students want to learn from each sciences and the teachers teach, will include
the Islamic values and view in that subject of sciences. Like in geography the
phenomenon of the universe creations, beside the explanation logically theory
of it we must also add that those phenomenon is controlled and desired by the
creator.
Monday, December 3, 2012
UMAR IBN KHATAB THE PIONEER OF MODERN MANAGEMENT ECONOMIC SYSTEM
Sudah selayaknya kita sebagai seorang muslim untuk meneladani
kisah-kisah orang-orang terdahulu kita dari kalangan para sahabat Rasululloh Shalallahu
Alaihi Wassalam maupun generasi orang-orang shaleh setelahnya. Dalam
artikel ini kita akan sedikit meneladani bagian dari kisah kehidupan seorang
sahabat agung amirul mukminin Umar Ibn Khatab Radiyallahu Anhu. Beliau
adalah sosok khalifah yang luar biasa besar jasanya dalam perkembangan dunia
islam setelah sepeninggal Rasulallah Shalallahu Alaihi Wassalam. Beliau
adalah sahabat yang memiliki keistimewaan yakni termasuk orang-orang yang
diberi ilham dan memiliki keampuan serupa dengan nabi. Rasulullah telah
bersabda mengenai hal tersebut, “Diantara umat-umat yang hidup sebelum
kalian ada orang-orang yang diberi ilham dan memiliki kemampuan menyerupai
nabi. Jika ada salah seorang diantara umatku, maka dia adalah Umar”. (HR
Bukhori). Inilah salah satu hikmah kepiawaian umar dalam melakukan
kebijakan-kebijakan saat beliau memimpin daulah islam karena Allah senantiasa
memberinya ilham dan bimbingan dalam memutuskan kebijakannya.
Sunday, November 25, 2012
PRINSIP-PRINSIP PENDIDIKAN ISLAM
(Disadur dari materi kuliah DR. Atiq
Ur Rehman Statistics For Muslim)
2. ETIKA BELAJAR DAN MENGAJAR
“Dan aku tidak menciptakan jin dan
manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Kubag.” (adz dzariyat:56)
Tujuan sebenarnya keberadaaan
kita di dunia adalah untuk beribadah kepada Allah. Semua bagian kehdupan kita
harus kita arahkan untuk menggapai tujuan ini. Termasuk sebuah persyaratan
minimal dalam hal ini adalah menjauhi yang haram dan berpegang pada yang halal.
Thursday, November 1, 2012
PRINSIP-PRINSIP PENDIDIKAN ISLAM
(Disadur dari materi kuliah DR Atiq
Ur Rehman Statistics For Muslim)
I. Pendahuluan
Bagian 1.3 Permunian Niat Kita
Sebelum kita
memulai, sangat penting untuk memperjelas satu poin yang menjadi sumber
banyaknya kebingungan. Semua bentuk perjuangan kita hanyalah didedikasikan
untuk Allah semata.
“Katakanlah:
sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah,
Tuhan semesta alam.” (Al-An’am:162)
Allah ta’ala
telah memerintah kita untuk menjadikan Dia sebagai tempat satu-satunya untuk
meminta dan untuk mengarahkan semua tujuan kita semata-mata hanya kepada-Nya.
Segala bentuk usaha kita, baik di malam hari maupun siang hari, baik untuk diri
kita ataupun orang lain, baik untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan
bersama harus semata-mata hanya untuk Allah ta’ala.
Friday, October 5, 2012
PRINSIP-PRINSIP PENDIDIKAN ISLAM
(Disadur dari materi kuliah DR Atiq
Ur Rehman Statistics For Muslim)
I. Pendahuluan
Bagian 1.2 Dua Sifat Alami Perjuangan
Dalam Mendakwahkan Agama
Perjuangan
yang kita lakukan haruslah sesuai dengan pola-pola yang dicontohkan oleh
baginda Rasululloh Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam. Dalam hal ini
ada dua pola: membutuhkan pekerjaan yang fokus dalam dua dimensi secara
bersamaan. Fokus hanya pada satu dimensi dan melupakan dimensi yang lain hanya
akan menyebabkan kegagalan, karena banyak sekali tejadi kegagalan karena tidak
adanya keseimbangan.
Sunday, September 30, 2012
PRINSIP-PRINSIP PENDIDIKAN ISLAM
(Disadur dari materi kuliah DR Atiq
Ur Rehman Statistics For Muslim)
I. Pendahuluan
Islam
adalah agama yang sempurna. Islam menawarkan kepada kita petunjuk dalam semua
hal di lini kehidupan kita. Nabi kita Rasul Muhammad Shalallahu Alaihi
Wasalam diutus sebagai seorang guru, dan dijadikan sebagai suri tauladan
yang sempurna bagi hamba-hambanya. Islam menyediakan kepada kita pentunjuk-petunjuk
yang luas, detail dan jelas tentang proses pendidikan islam. Dalam pengajaran
islam tidak ada kesamaan, keocokan dan analogi dengan aturan-aturan pendidikan
barat. Hal ini harus jelas jika kita ingin misalkan mengajar atau belajar
tentang ekonomi islam maka harus di lakukan dengan metode-metode islam bukan
dengan metode-metode barat. Dalam artikel ini kita akan mengulas tentang
pendidikan islam berkenaan dengan proses untuk mendapatkan dan meraih ilmu
pengetahuan tersebut.
Sunday, September 23, 2012
PENDEKATAN NILAI-NILAI ISLAM DALAM ILMU PENGETAHUAN
( Di
sadur dari materi kuliah DR Atiq Ur Rehman tentang Statistik For Muslims)
Bagian VI: Ilmu Diperoleh Dengan Perjuangan Dan Aksi
Allah Ta’ala
telah menjanjikan kepada kita akan membimbing kepada siapa saja yang berjuang di
jalan-Nya. Ini berarti bahwa ilmu itu akan didapatkan hanya dengan usaha dan
perjuangan. Tapi tidak semua bentuk perjuangan akan membawa kepada sebuah ilmu.
Perjuangan tersebut harus menjadi wasilah yang membawa kepada ma’rifatullah. Ini berarti bahwa semua niat yang kita
lakukan di dunia ini adalah penting. Nilai dari semua perbuatan itu tergantung
pada niatnya. Kita harus memiliki niat untuk menggunakan semua ilmu pengetahuan
demi kemanfaatan kehidupan manusia. Orang yang paling baik adalah orang yang
membawa manfaat kepada orang lain. dengan konsep memberi manfaat untuk manusia,
usaha dan aksi pembelajaran kita berubah menjadi ibadah. Ini adalah sebuah hal
dasar, sejak pertama kali kita diciptakan memang semata-mata hanya untuk
beribadah kepada Allah, maka semua perbuatan kita harus dijadikan sebagai
sebuah ibadah.
Saturday, September 22, 2012
PENDEKATAN NILAI-NILAI ISLAM DALAM ILMU PENGETAHUAN
( Di
sadur dari materi kuliah DR Atiq Ur Rehman tentang Statistik For Muslims)
Bagian V: Manfaat Dan Kerugian Ilmu Pengetahuan
Rasululloh Muhammad Shalallahu
Alaihi Wassalam Meminta keberkahan ilmu kepada Allah serta meminta
perlindungan pula dari kerugian ilmu.
“Diriwayatkan oleh Jabir Radhiyalalluh Anhu bahwa
Rasululloh Shalallahu Alaihi Wassalam pernah bersabda, “ada dua macam ilmu.
Yang pertama adalah yang masuk kedalam hati, dan ini adalah ilmu yang
bermanfaat. Dan yang lainnya adalah ilmu yang hanya di lidah tanpa amal atau
keikhlasan (kerugian ilmu). Dan itu adalah argument Allah kepada putra nabi
Adam Alaihissalam. (Hadeeth 6 dalam kitab Muntakhib Ahadeeth Ilmo-Zikr)
Hal ini sangatlah penting untuk kita
garis bawahi bahwa ini adalah sebuah isu mengenai perbedaan konsep-konsep barat
dan konsep-konsep islam.
Thursday, September 20, 2012
PENDEKATAN NILAI-NILAI ISLAM DALAM ILMU PENGETAHUAN
( Di
sadur dari materi kuliah DR Atiq Ur Rehman tentang Statistik For Muslims)
Bagian
IV: Haus Akan Ilmu Adalah Bagian Dari Islam
Pada zaman keemasan islam, sebuah
elemen penting dalam percepatan pertumbuhan kekuatan islam adalah dahaga
seorang muslim terhadap ilmu pengetahuan, yang terinspirasi oleh risalah suci.
Kaum muslimin saat itu sangat berhasrat sekali dalam mencari ilmu pengetahuan
dari berbagai sumber yang ada. Mereka mengadopsi elemen-elemen ilmu pengetahuan
yang bermanfaat dari peradaban Yunani, India, China, Persia dan
peradaban-beradaban yang lain. Jadi proses islamisasi ilmu pengetahuan ini
telah sukses di terapkan oleh kaum muslimin bertahun-tahun yang lalu. Perlu
diketahui salah satu aspek penting penyebab kemunduran Kaum muslimin adalah
mereka telah kehilangan rasa dahaga akan ilmu pengetahuan. Kebodohan dan buta huruf telah menyebar luas
ditengah kaum muslimin. Maka dari itu para pengajar harus memiliki rasa
tanggung jawab untuk menginspirasi murid-muridnya dalam mencari ilmu, begitu
juga para murid harus memiliki rasa
tanggung jawa untuk meletakkan semua usaha-usaha mereka dan pengorbanan mereka
menjadi sebuah tambahan ilmu pengetahuan.
Wednesday, September 19, 2012
PENDEKATAN NILAI-NILAI ISLAM DALAM ILMU PENGETAHUAN
( Di
sadur dari materi kuliah DR Atiq Ur Rehman tentang Statistik For Muslims)
Bagian II: Ilmu Pengetahuan Adalah Termasuk Pemberian
Terbesar Dari Allah
“Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al
Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang
dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan
hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman
Allah)” (al-Baqarah:269)
Firman Allah di atas ditanamkan
secara kuat dengan surat tentang pentingnya ilmu pengetahuan, yakni Surat al-Alaq 1-5:
“Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan.
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal daging. Bacalah dan Tuhanmulah yang
maha Pemurah.Yang mengajar manusia dengan perantara kalam (tulis dan baca). Dia
mengajar manusia sesuatu yang tidak diketahuinya”.
Saturday, September 15, 2012
PENDEKATAN NILAI-NILAI ISLAM DALAM ILMU PENGETAHUAN
( Disadur dari materi kuliah DR Atiq Ur Rehman tentang Statistik For Muslims)
Bagian I:
Pengantar
“Dan (ingatlah),
ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan
Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman):
"Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau
Tuhan kami), kami menjadi saksi." (Kami lakukan yang demikian itu) agar di
hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah
orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)" (al A’raf: 172)
Allah Ta’ala menciptakan
kita semua, dan membuat kita pula kenal dengan Allah sebagai Tuhannya, sebelum
mengirim kita ke dunia ini. Tujuan dari kita hidup di Dunia ini adalah untuk
hidup dengan penuh kesadaraan dan pengakuan terhadap sang Pencipta kita. Semua
manfaat ilmu pengetahuan adalah sebuah kekayaan. Nabi Muhammad Shalallahu
Alaihi Wassalam membawa kepada kita risalah dari Allah yang lengkap dan
sempurna.
”Pada hari ini
telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu
nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” (Al-Maidah:3)
Subscribe to:
Posts (Atom)


