Sejak runtuhnya khilafah ustmaniyah pada awal abad 19, kaum
muslimin dari ujung Maroko hingga Indonesia tak henti-hentinya diterjang ujian,
kemunduran serta musibah dari Allah. Umat islam yang dulunya jaya makin hari
makin mundur, lalu merebaknya fitnah terhadap orang-orang yang memegang teguh
terhadap Dienul islam, serta banyak musibah yang Allah timpakan kepada
sebagian kaum muslimin. Tak ketinggalan di negeri khatulistiwa Indonesia yang
terkenal sebagai mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia juga banyak
mengalami hal tersebut. Termasuk akhir-akhir ini negeri bumi pertiwi kita ini
banyak dilanda musibah yang tak henti-hentinya. Dari erupsi gunung berapi
sampai banjir bandang menghantui Indonesia.
Greet
Showing posts with label Tadzkiroh. Show all posts
Showing posts with label Tadzkiroh. Show all posts
Wednesday, February 12, 2014
Sunday, February 2, 2014
Simpel Tapi Mengena
Sunday, March 3, 2013
MUSIBAH TERDAHSYAT UMAT MANUSIA
Dewasa
ini kita banyak menjumpai di media-media massa tentang pemberitaan
musibah-musibah besar yang menimpa kehidupan manusia. Mulai dari banjir
bandang, gempa bumi, angin topan hingga badai el nino dan la nina. Musibah-musibah
tersebut benar-benar memporak-porandakan aktivitas manusia, banyak memakan
korban tewas hingga luka-luka berat. Bahkan dibeberapa tempat musibah tersebut
mampu meluluh lantakan seluru sendi-sendi kehidupan manusia setempat. Tak ayal
bermula dari musibah-musibah tersebut pemerintah-pemerintah dunia mulai
mempersiapkan diri sebagai bentuk penanggulangan jikalau musibah besar akan datang
kembali. Sehingga masyarakatpun mampu meminimalisir efek dan bahaya dari
musibah tersebut.
Sunday, February 10, 2013
Nikmat Besar Jangan Disia-siakan
Terkadang kita kurang sadar terhadap apa yang telah Allah
berikan kepada kita. Banyak sekali nikmat yang telah Allah berikan kita
lalaikan dan tidak kita manfaatkan. Salah satu dari sekian banyak nikmat
tersebut adalah nikmat Tholabul Ilmi. Banyak dari kita yang melalaikan
nikmat besar ini. Kita tidak memanfaatkan nikmat tersebut dengan
sebaik-baiknya. Jika kita mau merenung sejenak, tidak semua orang Allah beri
kesempatan untuk mendapatkan nikmat ini dengan layak seperti kita saat ini. Dan
jika kita mau berpikir lebih jauh lagi kita termasuk dari orang-orang pilihan.
Allah telah memilih kita dari sekian ratus juta orang penduduk Indonesia untuk
bisa mengenyam pendidikan yang layak, di institusi-institusi bagus dan bahkan
beberapa bisa ke luar negeri. Maka hal ini adalah suatu nikmat besar yang tiada
kira karena tidak semua orang bisa merasakan.
Tuesday, January 8, 2013
Cinta Hakiki Butuh Pengorbanan
Bicara
soal cinta bukan suatu hal yang asing bagi kita terutama kaula muda yang sedang
semangat-semangatnya mencari jodoh. Cinta adalah bagian penting dalam kehidupan
manusia, tanpa cinta hidup jadi tiada rasa. Karena Allah menciptakan manusia
satu paket dengan rasa cinta, cinta akan hawa nafsu ataupun cinta akan
keimanan. Termasuk hikmah dari diciptakan ilmu bagi manusia adalah untuk
memanage cinta yang benar, tanpa ilmu maka cinta yang muncul hanya cinta akan
hawa nafsu seperti layaknya hewan.
Wednesday, November 7, 2012
Lupa Bawa Pulpen
“eh rek ane pinjem bolpoint donk, lupa bawa nih atau eh rek silih
bolpene rek, ga kepiran bawa soale tadi, dll”. Pasti tak asing lagi buat kita
soale sering banget mesti ngucapin kata-kata tadi, ntah dikelas, ditempat
taklim, di seminar-seminar ato dimanapun. Tiba-tiba ketika ada temen pinjam
polpen ke ane teringat kata-kata salah seorang ustaz di pondok dulu (lupa sapa
yg ngomongnya, maklum da banyak pikiran soale hehe).
Wednesday, September 12, 2012
INGIN JADI PEMENANG???
Upin: “Bro pekan depan
kita dapet undangan dari ikhwah thailand ada turnamen bola antar Negara di stadion
utama Timnas dan pemenangnya dapet hadiah keren pokoknya”
Ipin: “wah brarti kita
harus persiapan bener-bener nih cuy, supaya kita dapet juara satu meen, hehe”
Upin: ”btul…btul…btul.
Kalo perlu kita ngadain TC ditmpat yg keren buat timnas mahasiswa kita, trus
training-training yang lain. biar persiapan kita maksimal. Soale waktu da mepet
nih bro.”
Ipin: “seph, pkoke ane setuju lah, persiapan
matang dan hasil akhire juara umum, theek hai jana??”
Upin: “acha Tikhe broo”
Sedikit
cuplikan dialog di atas di sadur dari kisah nyata lho, cuman ane permak biar
lebih kliatan keren bin lebay cuplikan dialognya. Yang jelas itu pkoke kisah nyata
kita temen-temen mahasiswa indo dapet undangan maen bola dari penyelenggara
turnamen mahasiswa Thailand.
Saturday, September 8, 2012
Penyakit Organ Vital
Pren, banyak sekali di antara kita sering melupakan satu
organ ini, organ yang bisa mempengarui tingkah polah tindak tanduk manusia. Jarang
sekali di lakukan treatment (halah basa opo iku???) wes yang jelas sehat ga
sehat yo mbuh terserah pokokmen jalan aja. Hah kalo gini mah makanya ga salah
disebut Menungso : Menus-menus ga rumongso. Nah nama organ tersebut
adalah hati utawi Qolbun. Hati sangatlah mempengaruhi ke shalihan plus ke
Thalihan hidup manusia. Rosulullah Muhammad pernah bersabda:
“Sesungguhnya di dalam jasad manusia itu ada sebuah
gumpalan daging, jika dia baik maka baik pula seluruh jasad(tingkah)nya semua,
dan jika dia buruk maka buruklah semua jasad manusia. Segumpalan itu adalah
Hati. (Muttafaq ‘alaih)”
Thursday, August 9, 2012
Lafazh Cinta Nabi Musa Alaihissalam
Sebuah perkataan cinta
Nabiyulloh Musa…
Yang murni serta dilandasi
keikhlasan untuk ridho Allah semata…
Tak terbetikpun hawa nafsu
dalam melafazkannya…
Sebuah kata yang biasa tapi
mampu menumbuhkan rasa cinta….
Kata cinta yg penuh makna…
Hanya jiwa suci yang mampu
mengungkap serta merasakan maknanya…
Sedikit petikan puisi diatas yg melambangkan perkataan
cinta Nabi Musa. Tapi sob sebelum lebih jauh mendalami kata2 cinta nabi Musa,
akan sedikit ane nukilkan kisah nabi Musa yg menjadi dasar mngapa ane katakan sebagai
lafazh Cinta Nabi Musa. Cerita yg serat makna yg luara biasa sob. Ini nih
ceritanya…
Tuesday, June 26, 2012
Panas Yang Mengingatkan
Rasane
kayak pengin ‘misuh’ pas jalan ke kampus
dari tempat tinggal, ya sekitar stengah jam perjalananlah. Udah panas ditambah
lagi ditengah jalan sepeda yg tak naiki rusak pedalnya. Suhunya ya kira2 43’C
lah. Bayangin aja di Jakarta yang panase dah ga nguati aja cuman 33-34 lah.
Wuih rasane mau mbasahi bibir dah ga bisa, mau ngludah apa lagi, dah kering
ring ring tenggorokan.
Tiba2
pas puncak2e kering nih tenggorokan, teringat orang2 yang dagang keliling
menjajakan jualanya tuk sekedar mencari sesuap nasi bagi anak2 dan istrinya.
Kemudian ingat pegawai2 penyiram taman kota. Mereka semua rela berpanas panas
dan tak mengeluh dengan apa yg dia alami. Tak kenal lelah walaupun berpanas
ria. Selalu semangat dalam menjalaninya.
“Ya
opo sih koq kuat men mereka??”, gumamku.
Friday, June 15, 2012
JADILAH PENDENGAR YANG BAIK
Bruuaaakkk… tiba-tiba
terdengar suara gebrakan tangan di meja, ternyata baru terjadi percekcokan yang
luar biasa antara Pakistani (biasa, tau sendirikan gimana kalau orang Pakistan
lagi bertengkar). Kejadian ini terjadi ketika sedang di kelas kursus bahasa
inggris, berawal dari seorang Pakistan yang disuruh oleh tutor English tuk maju
kedepan jawab soal tapi dia ga jawab dengan benar, kemudian diejeklah dia sama
seorang temannya yang memang terkenal pandai di kelas, begini kira-kira, ”nte
tuh gimana sih pak tutor uda jelasin berkali kali, msih aja ga bisa
jawab!”.(pake Indonesia soalnya udah nanya artinya apa ke orang Pakistan,hhe).
Ternyata setelah diadakan study kasus (ya elah kayak apaan aja), si orang yang
maju ini katanya sih sudah pernah mendapat materi yang tadi disampaikan, dan
dia pun ga memperhatikan. Setelah terjadi diskusi panjang akhirnya dia mengakui
kesalahannya ternyata ada satu poin yang di sampaikan tutor yang belum pernah
dia dapat sebelumnya.
Thursday, May 17, 2012
Selama Masih Ada Setan, Santri Tetep Bisa Nglanggar
“Selama masih ada setan,
santri tetep aja bisa nglanggar”, itulah salah satu perkataan seorang ustadz di
sebuah Ma’had (pondok pesantren) ketika sedang rapat membahas aturan-aturan ma’had
yang sering dilanggar ama santri-santrinya (hayoo ngakuu santri yg sering
nglanggar, hha..). kalo ga salah waktu
itu ustadz ini sedang ngomentarin santri-santri kaburan. Dengan nada yang
tenang dan santai beliau membantah dengan perkataan itu, argumen-argumen semua
ustadz yang berkomen ini itu ini itu tentang peraturan pondok. Hahaha… memang
keren bener ni ustadz, nyantai plus berwibawa.
Sebenarnya kalo dipikir pikir sih benar juga apa
adanya tuh perkataan. Nggak hanya di pondok aja tapi di luar aspek pondok pun
juga benar. Sebenarnya di pondok atau bahasa kerennya lagi penjara suci (Holy
Jail bro, hahaha) sama di luar pondok pun sama saja, Setan tetep aja menggoda,
ga pandang bulu rek…
Tuesday, April 10, 2012
SEMANGKUK NASEHAT
Terkadang kita sebagai
tholibul ilmi sering kali lupa akan beberapa hal yg pokok dalam tholabul ilmi.
Kita hanya mengejar banyaknya jumlah ilmu yang dipelajari dan mengejar
label-label atau kedudukan yang akan kita dapatkan di masyarakat tanpa
menghiraukan sebuah pokok atau pondasi utama dalam bertholabul ilmi. Di sinilah
letak kelemahan kita sebagai tholibul ilmi, banyak mencari ilmu tapi lupa akan
memperkokoh pondasi tholabul ilmi.
Ia adalah niat, inilah pondasi yang sering lupa untuk diperkokoh
oleh tholibul ilmi. Padahal niat ini adalah penyangga utama dalam mencari ilmu.
Niat ini bisa diumpamakan seperti cakar ayam dalam pondasi sebuah bangunan,
Subscribe to:
Posts (Atom)



