Pasti dah ga asinglah kata
rindu ato kangen ditelinga kita, ya pasti karena semua orang pasti pernah
merasakannya. Klo kita mau mencermati, buanyak kejadian unik bin nyleneh akibat
rindu ini. Tak ayal kadang2 pun kejadian itu mengundang tawa karena ga masuk
akal n lucu. Karena rindu dengan kopi, dia rela kabur ngendap endap jam 3 pagi
dari pondok hanya tuk sekedar pulang ngambil kopi. Ada juga karena rindu pengen
bertemu ma org yg dicintai, dia rela pura2 daftar kuliah ditempat kuliah sang
pujaan. Padahal daftar kuliah juga perlu modal uang. Ada juga karena rindu
rumah dia rela kabur dari pondok tuk sekedar pulang, ga ngurus ntar hukumane
apa pkoke yg penting bisa pulang. Ada juga karena rindu dengan sang kekasih,
sampai berpura pura nganterin majalah ato buku2 ato pinjem buku dari kekasihnya
padahal dia ga suka baca. Dan lain sebagainya, mulai dari yang rela keluar
uang, rela dapet iqob dari pondok, sampe rela bukan jadi diri sendiri. Es
pokoke macem2 n semua dijalani biar rindu itu terobati.
inilah beberapa fenomena yang sering terjadi dikalangan kita. Akuin ga diakuin pasti ada yg seperti ini dari kita. Tapi tak usahlah terus diresapi, lupakan masa lalu jika memang pernah melakukannya. Hapuslah itu semua dengan kebaikan. Sebenarnya kawan ada hal positip yg bisa diambil dari rasa rindu. Kita ingat bahwa Allah menjanjikan kepada orang2 mukmin untuk bisa melihat wajah Allah disurga kelak. Maka dari sini tak heran banyak cerita tauladan dari rosulullah dan para sahabatnya karena rindu akan janji tersebut. Mereka rela melakukan ibadah semalaman hanya untuk mengejar janji Allah ini. Mereka selalu semangat jika diseru jihad karena dasar rindu akan janji Allah. Pokoknya mereka rela melakukan suatu ibadah apapun asalkan mereka bisa mendapatkan janji Allah supaya rasa rindu mereka kan terobati kelak.
inilah kawan, seharusnya rasa rindu kita tak hanya cuman kepada sesuatu yg ada di dunia saja, tapi ingat ada sesuatu yg lebih layak untuk dirindukan bagi kita kaum muslimin. Yaitu rindu Akan bertemu dengan Allah di Jannah kelak. Ya benar rasa rindu terhadap seseorang atau sesuatu itu manusiawi, tapi jngan sampai rasa rindu tersebut menyelisihi apa2 yg tidak boleh diselisihi dalam islam.
inilah beberapa fenomena yang sering terjadi dikalangan kita. Akuin ga diakuin pasti ada yg seperti ini dari kita. Tapi tak usahlah terus diresapi, lupakan masa lalu jika memang pernah melakukannya. Hapuslah itu semua dengan kebaikan. Sebenarnya kawan ada hal positip yg bisa diambil dari rasa rindu. Kita ingat bahwa Allah menjanjikan kepada orang2 mukmin untuk bisa melihat wajah Allah disurga kelak. Maka dari sini tak heran banyak cerita tauladan dari rosulullah dan para sahabatnya karena rindu akan janji tersebut. Mereka rela melakukan ibadah semalaman hanya untuk mengejar janji Allah ini. Mereka selalu semangat jika diseru jihad karena dasar rindu akan janji Allah. Pokoknya mereka rela melakukan suatu ibadah apapun asalkan mereka bisa mendapatkan janji Allah supaya rasa rindu mereka kan terobati kelak.
inilah kawan, seharusnya rasa rindu kita tak hanya cuman kepada sesuatu yg ada di dunia saja, tapi ingat ada sesuatu yg lebih layak untuk dirindukan bagi kita kaum muslimin. Yaitu rindu Akan bertemu dengan Allah di Jannah kelak. Ya benar rasa rindu terhadap seseorang atau sesuatu itu manusiawi, tapi jngan sampai rasa rindu tersebut menyelisihi apa2 yg tidak boleh diselisihi dalam islam.
Coba bayangkan jika rasa rindu kita kepada Allah itu kita letakkan sama dengan rindu kita kepada manusia atau bahkan lebih, pasti kita akan rela melakukan apapun demi mendapatkan janji Allah tanpa mengenal rasa lelah, rela mengeluarkan uang ataupun apa yg akan terjadi dengan dirinya. Sungguh akan indah pasti kehidupan kita jika rasa rindu dengan Allah selalu kita jadikan nomor satu di kehidupan kita.
Oleh karena itu kawan, mari berusaha rasa rindu kepada Allah kita jadikan nomor satu di kehidupan kita. Tidak hanya rindu dengan manusia saja yg kita ikutin untuk dilampiaskan, tapi rindu dengan Allah jugalah yg perlu lebih dituruti untuk dilampiaskan, supaya ibadah kita jadi lebih maksimal karena rindu kepada Allah membayangi diri kita.
No comments:
Post a Comment