Sejak runtuhnya khilafah ustmaniyah pada awal abad 19, kaum
muslimin dari ujung Maroko hingga Indonesia tak henti-hentinya diterjang ujian,
kemunduran serta musibah dari Allah. Umat islam yang dulunya jaya makin hari
makin mundur, lalu merebaknya fitnah terhadap orang-orang yang memegang teguh
terhadap Dienul islam, serta banyak musibah yang Allah timpakan kepada
sebagian kaum muslimin. Tak ketinggalan di negeri khatulistiwa Indonesia yang
terkenal sebagai mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia juga banyak
mengalami hal tersebut. Termasuk akhir-akhir ini negeri bumi pertiwi kita ini
banyak dilanda musibah yang tak henti-hentinya. Dari erupsi gunung berapi
sampai banjir bandang menghantui Indonesia.
Lalu apa
sebenarnya penyebab dibalik musibah tersebut?? Ataukah ternyata itu adalah
adzab dan ujian dari Allah?? Berbagai pihak mencoba meraba-raba penyebab dibalik
kejadian tersebut. Pemerintah dengan badan meteorologinya berpendapat
kejadian-kejadian banjir tersebut karena curah hujan yang tinggi akhir-akhir
ini. Kemudian karena Indonesia terletak dipertemuan lempeng-lempeng gunung
berapi yang sering aktif. Bahkan tak sedikit pula yang terang-terangan
menyalahkan hujan lalu menyalahkan luapan sungai dari kota lain, lalu
menyalahkan banyak pihak-pihak yang sebenarnya tak masuk akal jika disalahkan.
Sebenarnya
tidaklah salah jika badan ahli tadi memprediksikan curah hujan dan lain
sebagainya, tapi tidakkah mereka ingat di balik itu semua ada Allah sang Maha
Perkasa Sang Penentu Segalanya. Dialah sang pembuat skenario di jagad raya ini.
Sudah banyak ulama-ulama Indonesia mengingatkan akan hal tersebut tapi apa daya
ternyata power setan lebih kuat ketimbang para ulama.
Allah memutuskan
menimpakan sesuatu tidaklah tanpa alasan, semua ada penyebab dan alasan dibalik
itu semua. Kita tahu di Indonesia bisikan setan lebih kuat mempengarui
manusia-manusianya sehingga kemaksiatan dan kesesatan meraja lela. Ajaran islam
tidaklah diterapkan secara total oleh para pemeluknya yang berujung pada
kesesatan dan kemaksiatan. Padahal Allah memerintahkan, ”Wahai orang-orang
yang beriman masuklah dalam islam secara total dan janganlah ikuti jalan
syetan, sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata”(Al-Baqarah: 208.
Dari satu ayat tersebut perintah Allah sudah dilanggar, pasti
begitu pula dengan perintah-perintah yang lain. Terbukti dengan banyaknya aliran sesat
yang melenceng dari aqidah, kemdian banyak diproduksi minuman keras dan
peminumnya, banyak terjadi pacaran dan perzinahan, semuanya lengkap insya
Allah.
Lalu apa yang
sebenarnya jadi solusi paling awal sebelum solusi-solusi lain? Sebagaimana
judul di atas solusi ini Insya Allah akan menyebabkan badai (musibah dan
cobaan) akan berlalu. Solusi utama dan pokok tersebut adalah taqwa dan kembali
kepada ketaatan total kepada Allah dan Rasulullah Shalallahu alaihi
wassalam. Sebelum kita maju ke solusi taktik politik, ekonomi, pendidikan,
tata kota ataupun yang lainnya, solusi ketaatan kepada Allah dan Rasulnya
inilah yang paling pokok untuk di benahi. Jikalau ini kokoh maka Allah
sendirilah yang akan menjajikan keberkahan serta kebaikan kehidupan. Allah
berfirman:
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ
آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ
وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
”Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa kami akan
melimpahkan kepada mereka berkah di langit dan di bumi. Tetapi ternyata mereka
mendustkan (ayat-ayat kami) maka kami siksa sesuai dengan yang telah mereka
kerjakan” (Al-A’raf : 96)”
Ayat tersebut merupakan solusi dan jawaban langsung dari Allah atas
apa yang terjadi akhir-akhir ini. Di awal ayat adalah solusinya dan di akhir
ayat adalah jawaban dibalik apa yang terjadi di negeri kita. Kemdian di ayat
lain Allah pun berfirman:
مَنْ عَمِلَ صَـلِحاً مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ
فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَوةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ
مَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ
“Dan barang siapa yang mengerjakan amalan sholeh baik dari
laki-laki dan perempuan dan dalam keadaan beriman, maka akan Kami limpahkan
kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan paha;a yang
lebih baik dari yang mereka kerjakan” (An-Nahl:97)
Dua ayat di atas
adalah solusi yang pokok langsung dari Allah serta janji efek dari solusi
tersebut. Allah melimpahkan keberkahan kemudian kehidupan yang baik di dunia
serta Allah akan memberikan balasan pahala untuk di akhirat kelak. Sebenarnya
solusi ketakwaan terhadap perintah Allah inlah yang harusnya paling di
kampanyekan untuk memperkuat pondasi personal. Dan kemudian baru solusi-solusi
tahap lanjut di terapkan, Insya Allah semua solusi tahap lanjut tersebut akan
dijamin oleh Allah keberhasilannya. Maka yang harus kita lakukan sejak sekarang
adalah terapkan hal tersebut pada diri kemudian bentengkan dan terapkan kepada
keluarga lalu tak lupa sebarkan syiarnya kepada masyarakat sekitar. Jika
keluarga solid dalam pembinaan dan tarbiyah maka penyebaran syiar islam pun
akan solid juga, karena keluarga adalah pondasi pembangun kekokohan individu.
Insya Allah keberkahan dan kemajuan islam dan Indonesia akan tercapai di masa
yang akan datang. Wallahu’alam

No comments:
Post a Comment