Greet


Saturday, September 8, 2012

Penyakit Organ Vital


    Pren, banyak sekali di antara kita sering melupakan satu organ ini, organ yang bisa mempengarui tingkah polah tindak tanduk manusia. Jarang sekali di lakukan treatment (halah basa opo iku???) wes yang jelas sehat ga sehat yo mbuh terserah pokokmen jalan aja. Hah kalo gini mah makanya ga salah disebut Menungso : Menus-menus ga rumongso. Nah nama organ tersebut adalah hati utawi Qolbun. Hati sangatlah mempengaruhi ke shalihan plus ke Thalihan hidup manusia. Rosulullah Muhammad pernah bersabda:

Sesungguhnya di dalam jasad manusia itu ada sebuah gumpalan daging, jika dia baik maka baik pula seluruh jasad(tingkah)nya semua, dan jika dia buruk maka buruklah semua jasad manusia. Segumpalan itu adalah Hati. (Muttafaq ‘alaih)


Pren masak Rosulullah sabdanya ngada-ada? Kan tidak mungkin tho? Nah dari perkataan tersebut menyatakan hati itu sangat vital mampu mempengaruhi seluruh organ yang lain sehingga akan menghasilkan sebuah tingkah bin perilaku yang baik atau buruk.
            Makanya kita harus rawat bener-bener hati kita, jangan sampai hati kita sakit atau bahkan mati. Kita harus berhati-hati dengan berbagai penyakit hati serta indikasi yang bisa menyebabkan sakit tuh hati. Imam Ibnu Qayyim Rahimahullah menyatakan ada empat jenis penyakit hati yang tanpa kita sadari kita sering melakukannya. Empat penyakit tersebut adalah:
Ø  Banyak Makan
Wah ini nih penyakit yang tanpa di sadari ombyokan nyerang para tholibul ‘ilmi. Pikirane cuman luwe melulu. Dikit-dikit makan , ada juga yang makan dikit-dikit tapi terus (heh ini mah sama aja makan terus). Beliau Imam Ibnu Qayyim menyatakan bahwa banyak makan bisa menyebabkan hati rusak karena berawal dari banyak makan manusia akan bermalas-malasan. Nah kalo di piker benar juga, biasa setelah makan kita sering menjadi males-malesan beraktivitas. Malah beredar ‘dalil’ dikalangan santri-santri “Ni’matun Naum Ba’da dahar” . tuh dalil mang bener, bener-bener Dholal maksudnya. Makanya hati-hati dengan urusan perut opo maneh ngisor perut (lho-lho koq malah ga nyambung)

Ø  Banyak Melihat
Sering kita dengar ungkapan dari mata turun ke hati. Dan ungkapan ini memang benar karena pandangan mata akan mempengaruhi pandangan hati puka. Tapi inilah penyakit yang paling di gemarin anak-anak muda, penyakit mata jelalatan. Liat sana sini tanpa kendali. Apa lagi sekarang jaman udah canggih, kalo dulu pengen liat-liat cwek harus nongkrong dipinggir jalan sambil mbiji. Tapi kalo sekarang internet tersedia dan bisa diakses tanpa batas. Wal hasil hobi mantengin cewek jadi tersalurkan lebih mudah, apa lagi yang punya akun FB, wah langsung tiap hari mbiji terus, ‘wah ini lumayan, wah yang ini luarr biasa (luar biasa ancur maksudnya), wah yang ini baru cuakep bin wuuayu dan wah2 yang lainnya’ (wah kliatan ni kalo pengalaman). Dan juga masih buanyak ombyokan fasilitas-fasilitas di internet yang mempermudah menyalurkan bakat terpendam yakni ‘mbiji rupo’.

Ø  Banyak bergaul
Banyak bergaul di sini yang dimaksud oleh al imam Ibnu Qayyim adalah banyak bergaul yang tidak memberi manfaat, hanya madharat saja. Penyakit ini juga tak jarang sering melanda kita tanpa sadar. Di karenakan ga ada kesibukan akhirnya kita menyibukkan diri dengan hal-hal yang kurang manfaat. Banyak bergaul tapi bergaulnya ama orang-orang yang GJ (ga jelas). Yang cowok bergaul ama orang yang hobi ngrokok mabuk dan nyewek. Yang cewek suka bergaul ama orang-orang yang hobi pake baju tapi ga lengkap, you can see gitu. Alasannya ga gaulah klo ga rokokan ga mabukan bagi yang cowok. Ga gaul lah klo pake jilbab buat yang cewek, gaul tuh kalo pake tanktop. Ngomong gaul-gaul tapi kalo di Gaulin malah nangis (iki opo meneh hubungane).

Ø  Banyak Bicara
Wah inilah penyakit yang paling digemarin oleh umat manusia di Dunia ini.  Paling nikmat kalo udah ketemu pasangan ngobrol yang enak. Mending kalau ngobrolnya manfaat, tapi kebanyakan adalah Ndoboz, ngobrol ngalor ngidul ga ada manfaatnya. Karena emang lidah ini adalah alat yang paling vital mampu memberi pengaruh besar. Dan ntar ujung-ujungnya dari banyak bicara ini muncul ghibah, nyalthu, ngomong jorok dan garis finisnya adalah bermuara ke hati, akhirnya hati terbiasa dengan pembicaraan-pembicaraan yang madhorot. KH Zahid Anwar, Kyai asal Bojonegoro menyatakan bahwa manusia itu di ciptakan memiliki tujuh lubang. Sembilan lubang tersebut adalah dua lubang telinga, dua lubang hidung, satu lubang mulut, sisa dua lubang lagi, lanjutin dwe yo, hehehe. Dari ke tujuh lobang tadi apa yang di keluarkan semuane ga ono seng enak, semakin besar lubang semakin ga enak. Dan ternyata saudara-saudara, lubang terbesar adalah lubang mulut. Jadi hati-hati menggunakan lubang terbesar dalam diri kita ini jika tak terkendali ya akhirnya metune cuman yang welek2 aja.

    Nah pren itu tadi empat penyakit hati yang tanpa sadar setiap hari kita lakukan. Akhirnya hati pun jadi semakin rusak karena terbiasa dengan hal-hal yang dapat merusak hati. Padahal di hari akhir nanti yang paling bermanfaat bagi manusia adalah hatinya yakni hati yang bersih dan selamat. Allah berfirman:

“Hari di mana tidak bermanfaat semua harta benda dan anak-anak kita kecuali yang datang menghadap Allah dengan hati yang selamat (salim)”

Maka dari itu ikhwah mari senantiasa bersihkan selalu hati kita, update selalu kebersihan hati kita, jangan cuman update status doank tapi hati juga harus di update. Salah satu cara supaya kebersihan hati kita selalu terupdate adalah dengan banyak mengingat Allah dan juga sibukanlah diri kita dengan ibadah jangan sampe waktu kita banyak yang terbuang kosong begitu saja. Karena biasanya di waktu kosong itulah setan memanfaatkanya untuk merusak hati manusia. Wallahua’lam tawashi bil haq tawashi bis shobr.




No comments:

Post a Comment