Greet


Sunday, September 30, 2012

PRINSIP-PRINSIP PENDIDIKAN ISLAM

(Disadur dari materi kuliah DR Atiq Ur Rehman Statistics For Muslim)

I. Pendahuluan

        Islam adalah agama yang sempurna. Islam menawarkan kepada kita petunjuk dalam semua hal di lini kehidupan kita. Nabi kita Rasul Muhammad Shalallahu Alaihi Wasalam diutus sebagai seorang guru, dan dijadikan sebagai suri tauladan yang sempurna bagi hamba-hambanya. Islam menyediakan kepada kita pentunjuk-petunjuk yang luas, detail dan jelas tentang proses pendidikan islam. Dalam pengajaran islam tidak ada kesamaan, keocokan dan analogi dengan aturan-aturan pendidikan barat. Hal ini harus jelas jika kita ingin misalkan mengajar atau belajar tentang ekonomi islam maka harus di lakukan dengan metode-metode islam bukan dengan metode-metode barat. Dalam artikel ini kita akan mengulas tentang pendidikan islam berkenaan dengan proses untuk mendapatkan dan meraih ilmu pengetahuan tersebut.


Bagian 1.1 Agama Dan Perjuangan Untuk Mendakwahkannya

Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu”. (al-maidah:5)
          Sekitar empat belas abad yang lalu, Allah ta’ala menyempurnakan rahmatnya kepada manusia dengan memberikan mereka agama islam yang menyediakan petunjuk-petunjuk yang sempurna dan lengkap untuk semua permasalahan kehidupan. Sejarah menyebutkan bahwa suku-suku arab yang tidak berpendidikan dan tidak beradab mampu merubah dan menorehkan tinta emas dalam perjalanan sejarah setelah mempelajari pendidikan islam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari mereka. Kegelapan dunia jahiliyah telah di cerahkan dengan cahaya islam yang mampu mennciptakan  sebuah peradaban yang megah dan agung yang mampu  mendominasi kehidupan manusia selama ribuan tahun. Seperti yang di ungkapkan oleh Syed Abul Hasan Ali Nadhwi bahwa semua manusia baik itu muslim maupun non-muslim sekalipun, merasakan manfaat dari efek pendidikan islam.
          Hal ini telah diramalkan bahwa akan datang sebuah era di masa depan dimana islam hanya tinggal namanya yang eksis dan Alqur’an hanya bertahan sebagai kumpulan tulisan (Eksis wujudnya saja tapi nilai, arti dan maknanya tak tersisa dilupakan).  Dan hal ini juga telah diramalkan pula bahwa islam dahulu datang dalam keadaan asing maka akan berakhir pula dalam keadaan asing. Maka beruntunglah bagi para orang asing. Dan telah diramalkan pula bahwa orang-orang kafir akan mendominasi kaum muslimin saat  mereka mulai terjangkit virus “Wahn” cinta dunia takut mati. Dan telah dikabarkan pula bahwa jika seorang muslim mulai mementingkan kehidupan dunia daripada akhirat, maka rasa kagum dan cinta terhadap akan lenyap dari hati mereka.
          Miris untuk dikatakan, di era jaman kita sekarang struktur pemerintahan diberbagai Negara muslim tidak menerapkan system khilafah tapi menggunakan sistem-sistem yang telah dikembangkan barat. Hukum-hukum dan aturan-aturan Negara-negara muslim berdasar pada hokum-hukum yang telah diciptakan barat. Sistem pendidikan didominasi oleh pendidikan barat yang notabene kafir, dan hanya menerapkan sistem pendidikan islam dalam porsi kecil saja. Semua institusi bisnis, perbankan, keuangan dan isuransi berdasar pada sistem barat.  Kebudayaan dan bentuk social pun juga meniru pola-pola barat yang bertentangan dengan Sunah Rasululloh Shalallahu Alahi Wassalam.
          Nabi kita tidak hanya membawa kepada kita agama islam semata, tapi juga dengan metode bagaimana agama islam ini mampu dimasukan kedalam semua lini kehidupan. Satu-satunya cara untuk menghilangkan kegelapan jahiliyah adalah dengan menggunakan dakwah islam sesuai dengan perilaku yang dicontohkan oleh Rasululloh dan para sahabatnya. Dengan rahmat dan kasih Allah, Dakwah telah menjadi sumber perubahan kehidupan spiritual banyak manusia di seluruh dunia. Sebagai cahaya iman yang menyinari hati, orang islam menjadi semakin menjauhkan diri dari bentuk kehidupan yang berlaku di lingkungan dan di seluruh aspek kehidupan yang makin menjauh dengan sunah-sunah Rasululloh Shalallahu Alaihi Wassalam. Seorang muslim membutuhkan perjuangan untuk merubah lingkungan menuju kemakmuran dengan menggunakan spirit dan ajaran-ajaran islam. Dalam melakukan proses perjuangan ini Allah telah berjanji akan menuntun kita kepada jalan-Nya yang benar. (Bersambung)

No comments:

Post a Comment