(Disadur dari materi kuliah DR Atiq
Ur Rehman Statistics For Muslim)
I. Pendahuluan
Islam
adalah agama yang sempurna. Islam menawarkan kepada kita petunjuk dalam semua
hal di lini kehidupan kita. Nabi kita Rasul Muhammad Shalallahu Alaihi
Wasalam diutus sebagai seorang guru, dan dijadikan sebagai suri tauladan
yang sempurna bagi hamba-hambanya. Islam menyediakan kepada kita pentunjuk-petunjuk
yang luas, detail dan jelas tentang proses pendidikan islam. Dalam pengajaran
islam tidak ada kesamaan, keocokan dan analogi dengan aturan-aturan pendidikan
barat. Hal ini harus jelas jika kita ingin misalkan mengajar atau belajar
tentang ekonomi islam maka harus di lakukan dengan metode-metode islam bukan
dengan metode-metode barat. Dalam artikel ini kita akan mengulas tentang
pendidikan islam berkenaan dengan proses untuk mendapatkan dan meraih ilmu
pengetahuan tersebut.
Bagian 1.1 Agama Dan Perjuangan Untuk
Mendakwahkannya
“Pada hari
ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu
nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu”. (al-maidah:5)
Sekitar empat belas
abad yang lalu, Allah ta’ala menyempurnakan rahmatnya kepada manusia dengan
memberikan mereka agama islam yang menyediakan petunjuk-petunjuk yang sempurna
dan lengkap untuk semua permasalahan kehidupan. Sejarah menyebutkan bahwa
suku-suku arab yang tidak berpendidikan dan tidak beradab mampu merubah dan
menorehkan tinta emas dalam perjalanan sejarah setelah mempelajari pendidikan
islam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari mereka. Kegelapan dunia
jahiliyah telah di cerahkan dengan cahaya islam yang mampu mennciptakan sebuah peradaban yang megah dan agung yang
mampu mendominasi kehidupan manusia
selama ribuan tahun. Seperti yang di ungkapkan oleh Syed Abul Hasan Ali Nadhwi
bahwa semua manusia baik itu muslim maupun non-muslim sekalipun, merasakan
manfaat dari efek pendidikan islam.
Hal ini telah
diramalkan bahwa akan datang sebuah era di masa depan dimana islam hanya tinggal
namanya yang eksis dan Alqur’an hanya bertahan sebagai kumpulan tulisan (Eksis
wujudnya saja tapi nilai, arti dan maknanya tak tersisa dilupakan). Dan hal ini juga telah diramalkan pula bahwa
islam dahulu datang dalam keadaan asing maka akan berakhir pula dalam keadaan
asing. Maka beruntunglah bagi para orang asing. Dan telah diramalkan pula bahwa
orang-orang kafir akan mendominasi kaum muslimin saat mereka mulai terjangkit virus “Wahn” cinta
dunia takut mati. Dan telah dikabarkan pula bahwa jika seorang muslim mulai
mementingkan kehidupan dunia daripada akhirat, maka rasa kagum dan cinta
terhadap akan lenyap dari hati mereka.
Miris untuk dikatakan,
di era jaman kita sekarang struktur pemerintahan diberbagai Negara muslim tidak
menerapkan system khilafah tapi menggunakan sistem-sistem yang telah
dikembangkan barat. Hukum-hukum dan aturan-aturan Negara-negara muslim berdasar
pada hokum-hukum yang telah diciptakan barat. Sistem pendidikan didominasi oleh
pendidikan barat yang notabene kafir, dan hanya menerapkan sistem pendidikan
islam dalam porsi kecil saja. Semua institusi bisnis, perbankan, keuangan dan
isuransi berdasar pada sistem barat.
Kebudayaan dan bentuk social pun juga meniru pola-pola barat yang bertentangan
dengan Sunah Rasululloh Shalallahu Alahi Wassalam.
Nabi kita tidak hanya
membawa kepada kita agama islam semata, tapi juga dengan metode bagaimana agama
islam ini mampu dimasukan kedalam semua lini kehidupan. Satu-satunya cara untuk
menghilangkan kegelapan jahiliyah adalah dengan menggunakan dakwah islam sesuai
dengan perilaku yang dicontohkan oleh Rasululloh dan para sahabatnya. Dengan
rahmat dan kasih Allah, Dakwah telah menjadi sumber perubahan kehidupan
spiritual banyak manusia di seluruh dunia. Sebagai cahaya iman yang menyinari hati,
orang islam menjadi semakin menjauhkan diri dari bentuk kehidupan yang berlaku
di lingkungan dan di seluruh aspek kehidupan yang makin menjauh dengan
sunah-sunah Rasululloh Shalallahu Alaihi Wassalam. Seorang muslim
membutuhkan perjuangan untuk merubah lingkungan menuju kemakmuran dengan
menggunakan spirit dan ajaran-ajaran islam. Dalam melakukan proses perjuangan
ini Allah telah berjanji akan menuntun kita kepada jalan-Nya yang benar. (Bersambung)
No comments:
Post a Comment